Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Skripsi Mahasiswa PGSD FIP UNJ
Pendahuluan
Berdasarkan
UU No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru & Dosen ayat 14 menyatakan bahwa, yang dimaksud dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)
adalah perguruan tinggi yang memenuhi syarat dan diberi tugas oleh Pemerintah
untuk menyelenggarakan program pengadaan pendidik dan tenaga kependidikan
lainnya pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan
menengah, serta untuk menyelenggarakan dan mengembangkan ilmu kependidikan dan
nonkependidikan.
Pendidikan Guru sekolah Dasar adalah
sebuah lembaga tinggi yang diberi kewenangan oleh pemerintah dalam
menyelenggarakan pendidikan bagi calon Guru Sekolah Dasar. PGSD berdiri tahun
1989 yang merupakan peleburan dari SPG dan SGO yaitu pendidikan guru tingkat
menengah. Pada awalnya PGSD hanya membuka program studi setingkat DII. Sejak
tahun 2003 PGSD membuka program S1 dan berubah menjadi jurusan tersendiri di
fakultas ilmu pendidikan.
Dengan perubahan menjadi program S1 maka
mahasiswa dalam menyelesaikan studinya diwajibkan menyusun karya ilmiah sebagai
tugas akhir yang berupa skripsi atau makalah ilmiah. Skripsi merupakan Karya
ilmiah yang berupa penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa pada akhir proses
pembelajaran sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan. Tujuan
skripsi yaitu melatih mahasiswa melakukan penelitian secara benar dibidang ilmu
yang ditekuni dengan dibimbing oleh dosen pembimbing. Penulisan skripsi
merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa, dapat dimulai dari semester 7
(tujuh) apabila sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Skripsi bagi mahasiswa menjadi momok
yang menghambat kecepatan kelulusan dari PGSD. Rendahnya pengetahuan mahasiswa
terhadap karya ilmiah, minimnya pengalaman baik dosen metodologi dan
pembimbing, kesulitan mencari literature,
tidak terbiasa menulis dalam bahasa tulis ilmiah, kurangnya konsultasi dengan
dosen pembimbing sampai dosen pembimbing yang sulit ditemui.
Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas
skripsi mahasiswa PGSD FIP UNJ . Skripsi yang dihasilkan oleh mahasiswa cenderung
homogen dan kurang bervariatif. Ada anggapan bahwa kualitas skripsi mahasiswa PGSD
kurang beragam dan sangat rendah kualitas ilmiahnya. Variabel yang diteliti
cenderung seragam kurang bervariatif.
Berdasarkan masalah yang diuraikan, maka
penulis akan mengungkapkan ide-ide atau solusi yang akan dituangkan melalui
proses penelitian kecil analisis deskriptif melalui wawancara dengan mahasiswa PGSD
FIP UNJ di tingkat akhir. Ide-ide atau solusi penulis dituangkan dalam judul “Faktor
yang Mempengaruhi Kualitas Skripsi Mahasiswa PGSD FIP UNJ”.
Pembahasan
Kualitas
Skripsi
Skripsi adalah
sebuah karya ilmiah yang dibuat sebagai tugas akhir yang dipersyaratan untuk
menjadi seorang sarjana. Skripsi harus mengacu kaidah-kaidah ilmiah yaitu
objektif, bersistem, bisa digeneralisasi dan mempunyai manfaat.
Objektif artinya kebenaranya harus didukung
oleh fakta yang dibuktikan. Bersistem artinya dalam penyusunan mempunyai
sitematika mulai dari merumuskan sebuah masalah, mengkaji teori, mengembangan
sebuah instrumen untuk mengambil data, mengumpulkan data, menganalisis,
verifikasi dan merarik kesimpulan. Dan
dapat digeneraliasi artinya kebenaranya berlaku secara umum dengan
situasi dan kondisi yang sama. Bermanfaat artinya sebuah karya ilmiah harus
mempunyai sumbangsih terhadap pengembangan ilmu dan dapat bermanfaat dalam
kehidupan.
Karya ilmiah
timbul sebagai jawaban dari sebuah permasalahan yang perlu adanya pemecahan.
Ilmiah adalah langkah mencari sebuah jawaban dari permasalahan dengan
langkah-langkah ilmiah. Langkah ilmiah merupakan proses mencari jawaban
berdasarkan kebenaran yang didukung data empiris.
Dengan latar
belakang timbulnya sebuah permasalahan merumuskan faktor-faktor yang
menyebabkan terjadinya kesenjangan sebagai didentifikasi masalah. Keakurasian
pemecahan masalah perlu pembatasan dalam pemecahannya. Masalah-masalah yang
timbul dirumuskan dalam rumusan sebagai pertanyaan penelitian yang harus dicari
jawabannya.
Masalah yang
timbul dirumuskan dalam kerangka berpikir yang kemudian menjadi dugaan jawaban
bagi penelitan sebagai acuan dalam merumuskan sebuah kebenaran sementara berupa
hipotesis penelitian. Pengujian hipotesis perlu langkah metodologis yang
sistematis supaya mendapatkan hasil yang akurat dalam penelitian skripsi.
Skripsi
sebagai produk ilmiah mengacu pada kaidah penulisan ilmiah. Kualitas sebuah
skripsi sangat ditentukan oleh sistematika penulisannya, kajian pustaka yang
relevan dengan dukungan pendapat ilmiah dari tulisannya ( I Gusti Ngurah Agung,
2007)
Sistematika
penulisan sebuah skripsi harus mengacu pada kaidah dan aturan yang telah
ditetapkan secara akademik dan kelembagaan. Sebuah skripsi meliputi:
a. Pendahuluan
b. Kajian
teoritik
c. Metodologi
penelitian
d. Laporan
hasil penelitian
e. Kesimpulan,
implikasi dan saran
Dilengkapi lampiran
sebagai perangkat pendukung dalam penelitian Format penulisan harus mengacu
kepada pedoman yang dikeluarkan oleh lembaga yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Jakarta dan kaidah penulisan sebuah karya ilmiah.
Mahasiswa
PGSD
Program Studi S1-PGSD
mulai melaksanakan kegiatan akademik berdasarkan Surat Keputusan Dikti No
490/D/T/2002. Program reguler dan non reguler merupakan program pendidikan yang
diselenggarakan untuk calon guru Sekolah Dasar. Program ini bertujuan untuk
menghasilkan calon guru Sekolah Dasar yang profesional. Mahasiswa yang
mengikuti program reguler adalah para lulusan SMU atau SMK sederajat yang
dididik untuk menjadi calon guru Sekolah Dasar . Kelas reguler terdiri dari
dari beberapa jenis kelas berbeda sesuai dengan latar belakang penjaringan.
Mahasiswa reguler murni yang dijaring dengan proses penerimaan SNMPTN dan
SBMPTN. Kelas reguler berasrama yang bersasal dari Papua dan kalimantan yang
merupakan program Hibah PHK-A. Kelas ruguler merupakan kerjasama dengan pemda
setempat. Sedang mahasiswa non reguler adalah para lulusan SMU atau SMK sederajat
yang melalui jalur Penmaba atau bisa disebut jalur mandiri UNJ.
Analisis
Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Skripsi
Faktor-faktor yang mempengaruhi proses
dan hasil belajar dibedakan menjadi dua golongan, sebagai berikut (Purwanto, 1990) :
a.
Pertama,
faktor yang ada pada diri seseorang itu sendiri, yang disebut faktor individual
atau faktor internal.
b.
Kedua,
faktor dari luar individu yaitu faktor eksternal.
Berdasarkan pendapat ahli
tersebut, maka analisis faktor yang mempengaruhi kualitas skripsi mahasiswa
diklasifikasi berdasarkan faktor internal yaitu faktor didalam diri mahasiswa
yang sedang menyusun skripsi dan faktor eksternal yaitu faktor yang
mempengaruhi dari luar diri mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.
a. Faktor
Internal
1) Rendahnya pengetahuan mahasiswa
terhadap karya ilmiah
Pengetahuan terhadap karya ilmiah
merupakan masalah yang dihadapi beberapa mahasiswa ditingkat akhir. Kurangnya
kesadaran akan perlunya membaca dan mencari tahu tentang karya ilmiah seperti
perkembangan jurnal pendidikan nasional maupun internasional, merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas
judul skripsi yang diambil mahasiswa.
2) Tidak terbiasa menulis dalam bahasa
tulis ilmiah
Menulis merupakan keterampilan yang
harus dilatih. Dengan berlatih mahasiswa mampu terbiasa dan terampil dalam
menulis. keterampilan menulis
karya ilmiah meliputi Pengembangan kemampuan penalaran verbal, pemahaman
pemilihan kata, dan kemampuan pengguanaan peranti kohesi dalam upaya
meningkatkan keterempilan menulis karya ilmiah tersebut dilakukan secara
terpadu melalui pengajaran menulis. (aloy)
Menurut beberapa mahasiswa, kurangnya keterampilan menulis
dalam bahasa tulis ilmiah juga mempengaruhi kualitas skripsi yang sedang disusunnya.
3) Kemalasan mahasiswa dan tidak punya
semangat dalam menyusun skripsi
Malas merupakan musuh terbesar dalam
mengerjakan tugas akhir bagi mahasiswa. Kebiasaan menunda dan banyaknya alasan
yang membuat mahasiswa menjadi malas dan tidak mempunyai semangat dalam
menyusun skripsi. Hal tersebut tentu menentukan kualitas skripsi yang
dihasilkan mahasiswa. Mahasiswa cenderung tidak optimal dalam menjalani
beberapa prosedur penelitian seperti pada langkah mencari literatur dan
mengaalisis data penelitian.
4) Adanya kesulitan mahasiswa dalam mengelola
waktu untuk mengerjakan skripsi
Pengelolaan
waktu yang kurang efektif membuat mahasiswa menjadi lalai dalam tugasnya.
Target yang direncanakan dalam penelitian
tidak tercapai dengan maksimal. Beberapa mahasiswa mengaku kurang adanya
persiapan pada saat beberapa semster sebelumnya. Padahal persiapan pada saat
mata kuliah metodologi penelitian atau mata kuliah PTK dapat memudahkan
mahasiswa dalam mengerjakan skripsi
disemster akhir.
Banyak
yang akhirnya harus mengundur waktu kelulusan yang harusnya bisa dipercepat
karena faktor ini. Tentunya hal ini dapa mempengaruhi kualitas skripsi yang
dihasilkan. Skripsi yang tidak tepat waktu akan mempersulit mahasiswa dalam
berkonsentrasi mengikuti langkah demi langkah penelitian
5) Keterbatasan dana untuk penelitian
Beberapa
mahasiswa mengaku bahwa keterbatasan dana penelitian dapat mempengaruhi kualitas skripsi yang dihasilkan. Beberapa
mengaku ingin memilih penelitian Research
and Development dengan menghasilkan
produk seperti ensiklopedia atau bahan ajar, namun terkendala biaya.
b. Faktor
Eksternal
1. Sulitnya mencari literatur dan
Kurangnya referensi buku pendukung yang tersedia di perpustakaan
Pada bab II penelitian mengharuskan
mahasiswa mencari literatur yang sesuai dengan variabel yang akan diteliti.
Variabel-variabel yang tidak familiar dan merupakan bentuk inovatif cenderung
terkendala dalam mencari teori-teori dalam buku atau jurnal pendidikan. Hal ini
dapat menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi kualitas skrispsi yang
dihasilkan. Beberapa contoh yang dikemukakan mahasiswa adalah pengambilan
beberapa judul dengan inovasi dalam media pembelajaran. Beberapa media sulit
dikemukakan teorinya. Hal tersebut menyebabkan mahasiswa mengganti judulnya
atau memilih jenis penelitian lain.
Selain itu, kurangnya referensi buku
pendukung yang tersedia di perpustakaan juga merupakan faktor penentu kualitas
skripsi yang dihasilkan mahasiswa. Beberapa mahasiswa beranggapan, apabila
referensi buku tentang pendekatan, metode, desain penelitian atau beberapa buku
yang menunjang semua jenis penelitian tersedia di perpustakaan kampus, maka
dapat lebih efisien dalam pengelolaan waktu penyusunan skripsi mahasiswa.
2. Hasil-hasil penelitian yang relevan
dengan skripsi
Beberapa mahasiswa yang mengadakan
pembharuan judul atau memilih judul yang tidak familiar. Maka kendalanya adalah
sulitnya mencari penelitian yang relevan dengan permasalahan yang diangkat
dalam judul mereka. Alhasil beberapa mahasiswa berganti judul dan tentu hal
tersebut dapat mempengaruhi kualitas skripsi mahasiswa.
3. Mata kuliah Metodologi Penelitian yang
kurang optimal
Mata
kuliah metodologi penelitian merupakan mata kuliah yang melandasi penulisan
skripsi. Mata kuliah ini bermuatan 4 sks. Faktor ini menjadi beberapa keluhan
mahasiswa yang menyatakan dosen metodologi penelitian disemester sebelumnya
kurang memberikan gambaran secara jelas dan kurang penerapannya dalam membuat
proposal untuk beberapa jenis
penelitian. Spserti penelitian kualitatif, kuantitatif dan RnD. Sehingga, mahasiswa
kurang memahami dan mendalami metodologi beberapa jenis penelitian tersebut.
Hal ini menyebabkan kebingungan mahasiswa dalam menulis skripsi, yang dimulai
dari proposal penelitian.
4. Proses bimbingan yang kurang optimal
Proses
bimbingan yang kurang optimal disebabkan beberapa hal seperti, kesulitan
mahasiswa untuk bertemu dengan dosen pembimbing dikarenakan sibuk. Beberapa
dosen pembimbing memiliki jadwal yang padat dalam mengajar baik dikampus E PGSD
maupun dikampus A yang merupakan kampus pusat UNJ. Hal ini membuat beberapa
mahasiswa kesulitan bertemu dan mengkonsultasikan proposal ataupun hasil
penelitian yang telah disusunnya. Hal ini mempengaruhi kualitas skripsi yang
dihasilkan karena dosen pembimbing dapat memberikan masukan yang bermanfaat dan
mengkoreksi kesalahan penulisan ataupun sistematika penelitian. Karena beberapa
mahasiswa mengaku, dosen pembimbing yang berkompeten, dapat memberikan saran,
koreksi, dan solusi terbaik dalam Kesulitan yang dihadapi mahasiswa.
Solusi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Skripsi Mahasiswa
a. Faktor
Internal
Beberapa ide-ide atau solusi yang
penulis ajukan dalam mengatasi beberapa faktor internal yang mempegaruhi
kualitas skripsi mahasiswa, sebagai berikut;
1) Pembiasaan
diri untuk membuka jurnal-jurnal nasional dan internasional tentang pendidikan
dibeberapa situs web. Seperti ebsco dsb.
2) Bersungguh-sungguh
dalam mata kuliah rumpun bahasa, terutama mata kuliah Bahasa Sebagai Sarana
Komunikasi Ilmiah (BASKOMI) sebagai bekal keterampilan menulis ilmiah mahasiswa.
3) Membiasakan
diri melatih keterampilan menulis dengan bahasa baku bahasa indonesia dan
dengan mengikuti langkah-langkah ilmiah
4) Mendalami
rumpun peminatan yang diambil pada saat semester 5 sebagai mata pelajaran yang
akan diangkat dalam judul skripsi.
5) Mencari
teman/ partener yang memiliki minat yang sama dan motivasi yang tinggi dalam
mengerjakan skripsi
6) Membuat
grand chart sebagai penjadwalan waktu agar sesuai dengan target penelitian.
7) Memilih
judul skripsi sesuai dengan minat dan kemampuan diri sendiri.
8) Membiasakan
diri memiliki sikap ilmiah dan inisiatif yang tinggi ketika judul skripsi
diharuskan berubah pada saat sidang usulan proposal.
b. Faktor
Eksternal
Beberapa ide-ide atau solusi yang
penulis ajukan dalam mengatasi beberapa faktor eksternal yang mempegaruhi
kualitas skripsi mahasiswa, sebagai berikut;
1) Dilakukan
bimbingan rutin bersama-sama oleh dosen kepada semua mahasiswa yang menjadi
bimbingannya.
2)
Dilakukan
workshop atau pelatihan terhadap mahasiswa S1 di awal semester 6 tentang alur
pengerjaan skripsi.
3) Proposal
penelitian dalam mata kuliah Metodologi Penelitian sebaiknya memungkinkan
diakomodasi menjadi judul skripsi.
4) Perbaikan
kurikulum mata kuliah metodologi
penelitian dan peningkatan kompetensi dosen yang mengajar mata kuliah tersebut.
5) Pihak
kampus sebaiknya melengkapi buku-buku
referensi penunjang skripsi di perpustakaan seperti buku tentang metode,
pendekatan, strategi pembelajaran dan beberapa desain penelitian.
6) Pemilihan
dosen pembimbing yang berkompeten dalam judul yang diangkat mahasiswa.
7) Rekomendasi
dari dosen pembimbing tentang literatur, jurnal dan berbagai buku-buku yang memuat
teori penunjang penelitian
Penutup
Kesimpulan
- ·Skripsi merupakan Karya ilmiah yang berupa penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa pada akhir proses pembelajaran sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan. Tujuan skripsi yaitu melatih mahasiswa melakukan penelitian secara benar dibidang ilmu yang ditekuni dengan dibimbing oleh dosen pembimbing
- Skripsi sebagai produk ilmiah mengacu pada kaidah penulisan ilmiah. Kualitas sebuah skripsi sangat ditentukan oleh sistematika penulisannya, kajian pustaka yang relevan dengan dukungan pendapat ilmiah dari tulisannya
- Faktor yang mempengaruhi kualitas skripsi mahasiswa diklasifikasi berdasarkan faktor internal yaitu faktor didalam diri mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dan faktor eksternal yaitu faktor yang mempengaruhi dari luar diri mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.
- Faktor Internal meliputi; Rendahnya pengetahuan mahasiswa terhadap karya ilmiah; tidak terbiasa menulis dalam bahasa tulis ilmiah; kemalasan mahasiswa dan tidak punya semangat dalam menyusun skripsi; adanya kesulitan mahasiswa dalam mengelola waktu untuk mengerjakan skripsi dan keterbatasan dana untuk penelitian.
- Faktor eksternal meliputi; Sulitnya mencari literatur dan kurangnya referensi buku pendukung yang tersedia di perpustakaan; hasil-hasil penelitian yang relevan dengan skripsi; mata kuliah Metodologi Penelitian yang kurang optimal dan proses bimbingan yang kurang optimal
- Beberapa faktor tersebut merupakan faktor yang mempengaruhi rendahnya kualitas skripsi mahasiswa PGSD FIP UNJ
- Dari beberapa faktor ajukan beberapa solusi oleh penulis
Saran
Mahasiswa sebaiknya
meningkatkan kualitas skripsinya dengan menghindari faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi rendahnya kualitas skripsi mahasiswa.

Posting Komentar
comment the story with ur feeling :)